Showing posts with label scol-guide. Show all posts
Showing posts with label scol-guide. Show all posts

March 02, 2013

Series Guide#TOEFL iBT Reading (1)

Hai Yang lagi sibuk persiapkan TOEFL, bagaiman persiapan kamu sejauh ini? sudah mantap? nilai TOEFLnya sudah mencapai angka minimal gak tuk daftar beasiswa? semoga terus meningkat ya..Keep Persevering ya...

Baik...Sekarang Dr. English dari Lembaga Kursus Plus Institute akan menuliskan beberapa hal berkaitan dengan TOEFL iBT, khususnya untuk bagian Reading. anyway, udah tau kan iBT stands for Internet Based Test atau tes TOEFL yang menggunakan media internet.
  1. Untuk TOEFL iBT, ada 10 model pertanyaan yang terdapat pada bagian reading.
    Masing-masing model akan doctor paparkan pada postingan selanjutnya..sabar ya!!!
  2. Pada umumnya bacaan-bacaan atau excerpts atau passage yang disajikan pada tes reading itu berasal dari buku-buku tek yang berhubungan dengan dunia akademik. jadi bukan bacaan di koran, majalah, atau publikasi-publikasi harian yang jauh dari nuansa akademis ya.
  3. Meskipun demikian, kita tidak perlu khawati kalau kita tidak familiar dengan topik-topik yang muncul di dalam tes reading, karena pada umumnya semua informasi yang kita butuhkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ada di dalam teks. 
  4. Model passage excerpts yang ada pada bagian reading dapat di kelompokkan kedalam tiga model yaitu;
    [1] Teks yang berbentuk eksposisi
    [2] Teks yang berbentuk Argumentasi
    [3] Teks yang berbentuk Hestoris
    Penjelasan untuk masing-masing bentuk di atas, akan Doctor English Jelaskan pada posting selanjutnya ya...Sabar Bos.....
  5. Yang perlu test-takers ingat adalah...penyajian teks di bagian Reading biasanya menggunakan pendekatan yang berbeda (more than perspective or point of view).
  6. Pernah dengar <<<<< Classification | Comparison/Contrast | Cause/Effect | Problem/Solution >>>>>???
    Nah, passage excerpt yang muncul di dalam reading pada umumnya mengikuti pola-pola tersebut.
    Ada teks yang sifatnya mengklasifikasikan atau menggelompokkan tentang sesuatu.
    Ada teks yang sifatnya membandingkan (compare) dan membedakan (contrast).
    Ada teks yang sifatnya Sebab (Cause) dan Akibar (Effect). dan
    Ada juga teks yang sifatnya Masalah (Problem), kemudian ada jalan keluarnya (Solution).
  7. Terakhir untuk seri pertama ini yang perlu test-takers ketahui yaitu panjang teks. Pada umumnya bacaan-bacaan yang disajikan berjumlah sekitar 700 kata per teks. Meskipun demikian, terkadang kurang dari 700 atau sebaliknya lebih dari 700 kata. 

    Itu dulu untuk episode pertama, tunggu guide selanjutnya tentang Jenis dan Jumlah pertanyaan pada setiap jenis-jenis teks.
    Semoga bermanfaat ya!!!

    >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
    Informasi di atas diambil dari berbagai sumber, terutama dari Buku TOEFL IBT edisi ketiga yang dipublikasi oleh ETS.

January 22, 2013

Scholarship # Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Besiswa Penuh

Bagi yang lulus SMU/K Tahun ini, bersama ini kami sampaikan Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Besiswa Penuh, yaitu:
Photo from imtelkom.ac.id
1. Akademi Ilmu Pemasyarakatan Jakarta, Jalan Raya Gandul Cinere, Jakarta selatan, website www.depkumham.go.id

2. Akademi Kimia Analis Jawa Barat, Jalan Ir H Juanda 7, Bogor, website www.aka.ac.id

3. Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta, Jalan Timbul 34, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, website www.app-jakarta.ac.id

4. AKAMIGAS-STEM – Akademi Minyak dan Gas Bumi (Sekolah Tinggi Enerji dan Mineral) di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Lokasi kuliah Cepu, Jawa Tengah (Kawasan Rig dan pengeboran minyak) – Info bisa dilihat di www.akamigas-stem.esdm.go.id

5. AKIP – Akademi Ilmu Permasyarakatan di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Pendaftaran online di www.depkumham.go.id atau www.ecpns.kemenkumham.go.id Lokasi kuliah di Depok.

6. Akmil - Akademi Militer RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.akmil.go.id

7. Akpol - Akademi Kepolisian RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.penerimaanpolri.go.id

8. Badan Meteorologi Nasional (BMG), Akademi Meteorologi dan Geofisika (AMG), Jalan Perhubungan I No 5, Komplek Metro, Pondok Betung, Bintaro, Tangerang, website www.amg.ac.id

9. Badan Pusat Statistik (BPS), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jalan Otto Iskandardinata No 64C, Jakarta Timur, website www.stis.ac.id

10. Sekolah Tinggi AKuntansi Negara (STAN), Jalan Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang, website www.stan.ac.id

11. MMTC – Sekolah Tinggi Multi Media Training Center di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kominfo) Pendaftaran online di www.mmtc.ac.id Lokasi kuliah di Yogyakarta

13. Politeknik Kesehatan DEPKES Surabaya, Jalan Pucang Jajar Tengah 56, Surabaya, website www.poltekkesdepkes-sby.ac.id

14. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi, Jalan Cimandiri 34-38, Bandung, website www.lan.go.id.

15. Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta, Jalan Letjen Suprapto 26, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, website www.stmi.ac.id

16. Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Jalan Dr Setiabudi 186, Bandung, website www.stp-bandung.ac.id

17. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Curug Banten, Jalan Raya PLP Curug, Tangerang, website www.stpicurug.ac.id

18. Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta, Jalan AUP, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, website www.stp.dkp.go.id.

19. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta, Jalan Tata Bumi 5, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta, website www.stpn.ac.id

20. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Jalan Raya Haji Usa, Desa Putat Nutug, Ciseeng, Bogor, website www.stsn-nci.ac.id

21. Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil Jawa Barat, Jalan Jakarta No 31, Bandung, website www.stttekstil.ac.id

22. Sekolah Tinggi Transportasi Darat Jawa Barat, jalan Raya Setu Km 3,5 Cibuntu, Cibitung, Bekasi, Jawa barat, website www.sttd.wetpaint.com.

23. Sekolah Tingi Kesejahtraan Sosial Jawa Barat, Jalan H Juanda 367, Bandung, website www.stks.ac.id

24. STIS – di bawah Badan Pusat Statistik (dapat uang saku per bulannya Rp. 850.000), pendaftaran online di www.stis.ac.id . Lokasi kuliah Jakarta

25. STPDN/IPDN – Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah Kementerian Dalam Negeri RI. Untuk pendaftaran bisa search di www.bkd.prov.go.id

26. STPN – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional di bawah Badan Pertanahan Nasional RI. Pendaftaran online di www.stpn.ac.id Lokasi kuliah Yogyakarta

27. STSN – Sekolah Tinggi Sandi Negara – di bawah Lembaga sandi Negara. Pendaftaran online di www.stsn-nci.ac.id Lokasi kuliah di Bogor

Sumber:
Informasi Beasiswa S1 S2 S3 Dalam Negeri dan Luar Negeri ·

January 20, 2013

# Scholarship: Beasiswa PRESTASI 2013

USAID dan IIEF kembali membuka kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk belajar ke Amerika melalui beasiswa PRESTASI (Program to Extend Scholarships and Training to Achieve Sustainable Impacts).
Photo dari blog.dilipoakacademy.com

Syarat Umum (General Requirements) Mendaftar beasiswa PRESTASI adalah:
  • Indonesian citizen
  • U.S. government employee/USAID contractor staff or employee where salary is directly paid by U.S. government is ineligible to apply
  • Available for a minimum of 10 (ten) years of employment prior to retirement upon completion of study
  • Evidence of English ability in the form of either ITP TOEFL® score of 450 or IBT TOEFL® score of 45 or IELTS™ score of 5.0
  • Hold a bachelor degree or equal, with minimum GPA of 2.75 (scale 4.0)
  • Have a strong commitment to return Indonesia upon graduation
  • Currently not receiving scholarship from other institution
  • No prior master degree
  • Minimum two (2) years working experience in the same field with the proposed of study
Adapun Dokumen (Required Documents) yang perlu dipersiapkan yaitu:
  • Completed and signed application form
  • Certified undergraduate certificate and academic transcripts
  • Recent photograph (4x6, B/W or color)
  • Recent curriculum vitae (in English)
  • Copy of valid national ID Card (KTP or Passport)
  • Valid TOEFL® ITP or TOEFL® IBT or IELTS™ scores result
  • Original Reference Letters, in sealed envelopes (3 Letters)
  • Letter of Approval from Personnel Office of Applicant's working institution
Sedangkan Jurusan-Jurusan (Field of Study) yang ditawarkan yaitu:
  • Education:
  • Health
  • Environment
  • Economic Growth
  • Democratic and Governance
Untuk Informasi lebih lanjut dan Formulirnya dapat anda unduh di SINI

SELAMAT MENCOBA DAN SEMOGA BERHASIL!!!AMIN

January 02, 2013

Repost # Berburu Beasiswa Harvard University

Harvard University adalah salah satu institusi pendidikan dan penelitian terkemuka di dunia. Didirikan pada 1636, Harvard adalah institusi pendidikan tinggi tertua di Amerika Serikat yang menerima pelajar dari seluruh dunia.

John Harvard Statue

Harvard telah menjadi tujuan studi para pelajar internasional dengan kesempatan untuk berpartisipasi pada lingkup aktivitas yang begitu luas. Harvard University membaktikan dirinya dalam pengajaran dan pembelajaran serta riset dan pengembangan jiwa kepemimpinan di berbagai disiplin ilmu untuk membuat perubahan di dunia.

Kampus Ivy League ini menawarkan beragam kelompok bidang studi. Berbagai program studi yang ditawarkan Harvard di antaranya Bisnis, Ilmu Sains dan Seni, Desain, Ilmu Pendidikan, Ilmu Hukum, Ilmu Kedokteran, Ilmu Kedokteran Gigi, Ilmu Teknik dan Teknik Terapan, serta Kesehatan Publik.

Para mahasiswa Harvard berasal dari berbagai latar belakang demografi, ekonomi, dan budaya. Bidang-bidang studi yang ditawarkan Harvard tersebut dapat diambil para mahasiswa untuk jenjang sarjana hingga pascasarjana. Harvard College, misalnya, menawarkan pendidikan jenjang sarjana, master, doktoral, dan kuliah musim panas. Semua level pendidikan ini ditawarkan bagi para mahasiswa  asli AS maupun pelajar internasional.

Tidak hanya menawarkan varian program studi yang cukup luas, Harvard juga mempunyai beragam program beasiswa yang secara spesifik dirancang untuk kebutuhan tiap mahasiswanya. Seperti dilansir Scholarship Posotions, Selasa (18/12/2012), program-program beasiswa tersebut dapat dilamar tidak hanya oleh mahasiswa AS tetapi juga para pelajar internasional. Pihak kampus pun mendorong para mahasiswanya untuk mencari tahu beragam bantuan finansial yang bisa mereka dapatkan di masing-masing fakultas.

Program-program beasiswa yang ditawarkan di Harvard adalah:

- Dean’s and Kennedy Fellowships
- Presidential Scholarships and Public Service Fellowships
- Yellow Ribbon Program
- Harvard Kennedy School Fellowships and Scholarships
- Abu Dhabi Leadership Graduate Public Service Fellowship
- Aida Kayali International Public Service Fellowship
- African Student Scholarship
- Albert Carnesale Fellowship
- Amanter Graduate Fellowship
- Ancora Foundation Graduate Fellowship
- Andronico Luksic Craig Fellowship (untuk mahasiswa Chile)
- Annette Kade Fellowship
- Bashir Al-Haffar Public Service Fellowship
- David M. Rubenstein Fellowship
- Derwin Pereira Graduate Fellowship
- DS Foundation Public Service Fellowship
- Edith M. Stokey Fellowship
- Empedocle Maffia Fellowship
- Ferenc A. Vali Memorial Scholarship
- Gundle South African Public Service Fellowship
- Henry Hubschman Fellowship
- John and Marilyn Keane Graduate Fellowship
- John Kenneth Galbraith Fellowship
- Kistefos Public Service Fellowship
- Lamont Graduate Fellowship
- Latifa Kosta Graduate Fellowship
- Mark Schwartz Graduate Fellowship
- Mary and David Boies Fellowship
- Minnie Osmena Scholarship Scholarship
- Mona Hammami Graduate Fellowship
- Palestine Monetary Authority Graduate Public Service Fellowship
- Pforzheimer Foundation Nonprofit Fellowship
- Princess Banderi Al-Faisal Fellowship
- Rausing Public Service Fellowship for Barbados
- Robert Woods Memorial Scholarship
- Schlosstein-Hartley Graduate Fellowship
- Scott and Isabelle Black Fellowship
- Sheikh Abdulaziz A. Al-Tuwaijiri Public Service Fellowship
- Sheikh Suhaim bin Hamad Al Thani Fellowship
- Tamer Fellowship
- Thomas Barry Fellowship
- Thomas J. Healey Fellowship
- HKS Research Center Funding Resources Belfer IGA (BIGA) Student Fellowships
- Belfer Center for Science & International Affairs – Roy Family Fellowship
- Carr Center Human Rights Scholarship
- Center for Public Leadership — George Fellowship
- Center for Public Leadership — The Gleitsman Leadership Fellowship
- Hauser Center for Nonprofit Organizations — Fellowships
- Institute of Politics Alumni Scholarship
- Mossavar-Rahmani Center for Business and Government Fellowships
- Program for Criminal Justice Policy and Management Fellowship
- Roy and Lila Ash Center for Democratic Governance and Innovation – Fellowship in Democracy
- Roy and Lila Ash Center for Democratic Governance and Innovation – HKS Indonesia Program Fellowship
- Shorenstein Center Scholarship in Media and Politics
- Taubman Center Fellowship
- Harvard Kennedy School Affiliated Fellowships
- Andronico Luksic Abaroa Fellowship (untuk mahasiswa Kroasia)
- Harvard South Africa Fellowship Program
- IIPP Fellowship
- McCloy German Scholars Program


Sumber: Okezone Kampus.com

December 14, 2012

#Scholarship: Yale Young Global Scholars

Yale University is accepting applications for the Yale Young Global Scholars Program for Outstanding High School Students. The summer program is open to rising high school juniors and seniors from across the United States and around the world, who will live and study at Yale for two weeks in the summer of 2013.
The Yale Young Global Scholars Program for Outstanding High School Students
is open to rising juniors and seniors from across the United States and around the world.
Pictured are last year's participants.

The Yale Young Global Scholars program features intensive interaction with renowned Yale faculty in the fields of history, political science, law, economics, and international affairs. Unusual among summer programs, need-based financial aid is available to both American and international students. Yale Young Global Scholars builds on the successful Ivy Scholars summer program that Yale has offered for the last 12 years.
“Yale educates global leaders in our undergraduate, graduate, and professional schools,” said University Vice President Linda Lorimer, who oversees Yale’s Office of International Affairs, which administers the program. “Now, with the Yale Young Global Scholars Program, we are extending leadership training to outstanding high school students. This is a wonderful opportunity for talented young people from around the world to develop their abilities to think critically, speak powerfully, and write persuasively about some of the most important issues of our time.”
Students may apply to either one or both of the two-week summer sessions offered: “Studies in Grand Strategy,” which focuses on strategic lessons from history and their application to contemporary international affairs; and “Politics, Law, and Economics,” which focuses on great ideas and thinkers in the American intellectual tradition. Both sessions feature lectures and seminars by renowned Yale faulty and accomplished practitioners in their respective fields. Lecturers have included Yale professors Akhil Reed Amar, John Lewis Gaddis, Paul Kennedy, Anthony Kronman, William Nordhaus, Ian Shapiro, and Steven Smith, among many others.
Students live together in Yale’s residential colleges, eat at Yale’s dining halls, and take advantage of Yale’s library and online resources, all of which combine to give students a comprehensive introduction to life at Yale. Because the student-to-faculty ratio is only 6:1, students will enjoy an extraordinary level of attention, note the organizers.
To cement the classroom learning, the Yale Young Global Scholars program also features several interactive activities. For example, students in the “Studies in Grand Strategy” program can participate in an international crisis and negotiation exercise, or research and present a team policy proposal to a group of faculty members simulating the United Nations Security Council. In the “Politics, Law, and Economics” program, students might write and present a political campaign speech, publicly defend a legal opinion, or engage in a Constitutional Convention deliberation.
“We are looking for the best and brightest high school students, from every country, who relish the idea of working together to better understand 21st-century global challenges,” said program director Ted Wittenstein. “If this is you, we encourage you to apply, even if you need financial assistance in order to participate.”

For further information and application details, visit the program website at http://globalscholars.yale.edu.

November 27, 2012

#Scholarship: Program Teacher Training

Pendaftaran untuk keberangkatan tahun 2013 akan dibuka pada 19 November 2012 dan ditutup pada 25 Januari 2013 . 

Program Penataran Guru (Teacher Training Program) adalah salah satu program beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) yang dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Mereka akan diberikan pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang lebih efektif dan menarik minat siswa dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan para guru. Program ini adalah program non-gelar dan lamanya adalah 1 tahun 6 bulan (termasuk 6 bulan belajar bahasa Jepang) dari Oktober 2013.
Syarat-syarat :
  1. Lulusan S-1 atau D-4 dan guru yang mengajar secara aktif di SD, SLTP, SLTA (termasuk sekolah swasta dan SMK).
  2. Pelamar telah mengajar lebih dari 5 tahun di lembaga pendidikan formal pada tanggal 1 April 2013. Semua bidang ditawarkan kecuali, PKN, bahasa Indonesia, bahasa daerah, bahasa Arab, pendidikan agama, dan perhotelan.
  3. Usia di bawah 35 tahun pada tanggal 1 April 2013.
  4. Sehat jasmani dan rohani (bagi pelamar wanita tidak diperbolehkan dalam kondisi hamil)
  5. Bersedia belajar bahasa Jepang karena bahasa pengantar di universitas adalah bahasa Jepang.

Fasilitas yang didapat :
  1. Tanpa ikatan Dinas.
  2. Tiket kelas ekonomi p.p. Indonesia (Jakarta) – Jepang.
  3. Bebas biaya ujian masuk, biaya kuliah, dan uang pendaftaran.
  4. Tunjangan bulanan sebesar ¥ 150.000 per bulan(ada kemungkinan mengalami perubahan).
  5. Peserta disediakan asrama yang pembayarannya diatur sendiri oleh penerima beasiswa.

Cara Pelamaran :
  1. Pendaftaran dibuka pada 19 November 2012 dan ditutup pada 25 Januari 2013.
  2. Bagi pelamar, baik pegawai negeri maupun swasta dapat langsung menyerahkan/mengirimkan formulir yang telah diisi ke Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang dengan dilampiri dokumen yang diperlukan.
  3. Bagi pelamar yang berstatus pegawai negeri tetap harus melapor dan menyerahkan fotokopi formulir kepada Biro Kerjasama Luar Negeri (BKLN) Departemen Pendidikan Nasional.
Dokumen yang diperlukan (dokumen yang tidak lengkap tidak akan kami terima):
(dokumen yang tidak lengkap tidak akan kami terima)
  1. Formulir.
  2. Pasfoto (harus ditempel pada formulir).
  3. Fotokopi Ijasah dan transkrip nilai.
  4. Surat keterangan dari tempat mengajar yang menjelaskan bahwa pelamar adalah staf pengajar yang masih aktif mengajar dan disetujui mengikuti program beasiswa ini, Disertai keterangan masa mengajar (dari tanggal berapa hingga tanggal berapa), dan dicap oleh sekolah. Jika masa mengajar yang lebih dari 5 tahun terpisah dalam beberapa sekolah, lampirkan juga surat keterangan masa mengajar dari sekolah sebelumnya (beserta cap dari sekolah tersebut).
  5. Surat rekomendasi dari Kepala Sekolah mengenai pribadi pelamar.

  6. * Semua dokumen ditulis dalam bahasa Inggris atau Jepang.(Ukuran kertas A4)

Tahap Penyeleksian :
  1. Seleksi Berkas. Pengumuman hasil seleksi berkas akan ditampilkan di website Kedutaan Besar Jepang pada tanggal 11 Februari 2013.
  2. Ujian tertulis bahasa Inggris (khusus untuk guru bahasa Jepang: ujian bahasa Jepang) pada tanggal 18 Februari 2013.
  3. Bagi yang lulus ujian tertulis akan dipanggil untuk mengikuti wawancara di Jakarta.
  4. Bagi yang lulus wawancara akan direkomendasikan ke Monbukagakusho.
  5. Mereka yang lolos seleksi di Monbukagakusho akan menjadi penerima beasiswa.


Catatan :
  1. Formulir pendaftaran dapat diperoleh di sini

  2. Formulir pendaftaran yang telah diisi beserta dokumen pelengkap dikirimkan ke
    Bagian Pendidikan Kedutaan Besar Jepang
    Jl. M. H. Thamrin 24
    Jakarta 10350
    Dan selambat-lambatnya harus tiba tanggal 25 Januari 2013. Mohon Tuliskan kode “Teacher Training 2013” pada amplop formulir.

  3. Jika ada pertanyaan, bisa disampaikan melalui email ke beasiswa@dj.mofa.go.jp, atau Telepon 021 – 3192 4308 ext. 175 atau 176

INFORMASI LEBIH LANJUT, SILAKAN CLICK DISINI

August 27, 2012

#Award: CNN Television Journalist Award 2012


The CNN Television Journalist Award in association with Indovision, seek to encourage, promote and recognize excellence in Indonesian television journalism, and to reinforce the role journalists have played in Indonesia's development.
There are four award categories which are designed to encourage submissions on a broad range of topics of public interest to Indonesia: news, features, business and education.
The CNN Television Journalist Award winner will receive an all expenses paid three week placement on a professional journalist training program - the "CNN Journalism Fellowship" held at CNN's headquarters in Atlanta, USA. The only program of its kind in the world, the winner will have an opportunity to learn and participate in international newsgathering during one of the most exciting times in the international news calendar, the U.S. Presidential Elections. Each category winner also receives a laptop computer.
The competition is open to all professional television journalists. All television entries must have aired between January 2011 to June 2012 on an Indonesian-owned broadcast channel.

Further Information, click HERE

August 25, 2012

#ScholarshipInfo: Reagan-Fascell Democracy Fellows Program


Scholarship / Financial aid: a monthly stipend for living expenses+health insurance+reimbursement for travel

Date: 5 months

Deadline: October 15, 2012

Open to: democratic activists, human rights advocates, journalists scholars from around the world




Announcement follows

Named in honor of NED’s principal founders, former president Ronald Reagan and the late congressman Dante Fascell, the Reagan-Fascell Democracy Fellows Program was established in 2001 with funding from the U.S. Congress to enable democratic practitioners, scholars, and journalists from around the world to deepen their understanding of democracy and enhance their ability to promote democratic change.

Reagan-Fascell Democracy Fellows maintain full-time residence at the International Forum for Democratic Studies, NED’s research arm located in Washington, D.C.
Dedicated to international exchange, the program offers a collegial environment for fellows to reflect on their experiences and consider lessons learned; conduct research and writing; develop contacts and exchange ideas with counterparts in Washington, D.C.; and build ties that contribute to the development of a global network of democracy advocates.

The Forum hosts 16 to 20 Reagan-Fascell Fellows per year, divided into two five-month sessions:

Fall Session: October 1 – February 28
Spring Session: March 1 – July 31
The program offers two tracks, a practitioner track and a scholarly track.

The Practitioner Track

The Reagan-Fascell program was established primarily to support democratic activists, human rights advocates, journalists, and others who work on the front lines of democracy promotion in emerging and aspiring democracies. The program seeks to provide experienced activists with an opportunity to reflect on their work, learn from counterparts in the United States, and reevaluate techniques for building democracy in their country of origin. Fellowships on the practitioner track typically culminate in a strategy memorandum, short article or op-ed, and a formal presentation of the fellow’s analysis and ideas.

The Scholarly Track

Recognizing the importance of intellectual contributions to the theory and practice of democracy, the program offers a scholarly track principally for professors and researchers from emerging and aspiring democracies. Accomplished scholars from established democracies are also eligible to apply. Applicants are expected to possess a Ph.D., or academic equivalent, at the time of application, and to have developed a rigorous research outline. During their stay at the Forum, scholars make at least one formal presentation and complete a substantial piece of writing (a monograph or book) for publication.

Facilities and Services

Each fellow receives a monthly stipend for living expenses, plus health insurance and reimbursement for travel to and from Washington, D.C., at the beginning and end of the fellowship period
. Fellows also receive a fully equipped office and research support through the Forum’s Democracy Resource Center and the Research Associates Program.

While in residence at the Forum, fellows have the opportunity to interact with staff and other visiting scholars and activists in the collegial environment at NED, and with the policy, media, and academic communities in Washington, D.C. Fellows are encouraged to consult with counterparts in the United States, and to participate in the many conferences and seminars held at NED and at the various universities, think tanks, and nongovernmental organizations in the metropolitan area.

July 26, 2012

(ACYPL 2012) Informasi Lengkap Dengan Cara Mendaftar

Ma'af kawan-kawan di positng sebelumnya tentang "Kesempatan Study Banding Ke Amerika" kemarin informasinya memang tidak disebutkan secara langsung cara mendaftarnya. tapi kalau di click "NEXT" di bawah laman tersebut, maka akan dialihkan ke halaman pendaftaran.

Informasi dibawah lengkap dengan cara mendaftarnya...Selamat Mencoba..Semoga sukses brothers and sisters!!!Keep Fighting!!!
***

 United States Elections Exchange Program
 CALL FOR APPLICATIONS

The United States - Indonesia Society (USINDO), in cooperation with the American Council of Young Political Leaders (ACYPL), is pleased to announce the call for applications from young political and policy professionals from Indonesia to participate in the ACYPL 2012 United States Elections Exchange Program. This program will be held from October 30 to November 9, 2012, in Washington, DC, and in Colorado Springs, CO.

The ACYPL 2012 US Elections Exchange Program is designed to strengthen leadership capacity and professional skills for mid-level political and policy professionals, and provide an opportunity for them to explore in particular, components of American political campaigns including: strategy and message development, policy formulation, fundraising, field organization, polling, advertising, media and technology.  A total of four selected Indonesian delegates will join delegates from Malaysia, the Marshall Islands, the Philippines, and Samoa. Participants will have the opportunity to observe first-hand the final days of the 2012 US elections.

The program is funded by the US Department of State and El Pomar Foundation. All international delegates will be issued a J-1 visa.

Eligibility Requirements:
  1. Between the ages of 25-40
  2. Fluent oral and written English skills 
  3. Possess leadership potential in government, private sector and/or civil society
  4. Hold current professional position in the government, legislative branch, political party, campaigns, political media, political advocacy, and/or  policy making
  5. May not hold dual-US citizenship
  6. May not have travelled on a US State Department  issued J-1 visa in the past 3 years.

 Application Instructions and Deadline:
 A completed application form, along with the applicant's CV or resume AND a copy of the photo/personal details page from the applicant's valid passport, must be submitted before or by July 25, 2012, in order to be considered to participate in the program.

Eligible applicants can submit their application through either one of the following ways:
  1. by completing the application form online at https://www.surveymonkey.com/s/USINDO,  as well as emailing the applicant's CV or resume and a copy of the photo/personal details page from  the applicant's valid passport to acypl@usindo.org;

    OR
  2. By downloading the form here: [Application Form], and emailing the completed form, along with applicant's CV or resume and a copy of the  photo/personal details page from the applicant's valid passport,  to acypl@usindo.org.


Incomplete applications and late submissions will not be considered.
USINDO will notify selected applicants before or by the second week of August, 2012.
For any questions and inquiries, please send an email to acypl@usindo.org.

Untuk informasi lebih lanjut silikan klik SINI  atau SINI atau  SINI

July 25, 2012

Kesempatan Study Banding Ke Amerika

Buat Anda yang tertarik di isu politik, pengurus partai, pernah ngawas pemilu, pernah jadi panitia pemilu atau Pilkada, aktivis LSM, and yang berkenaan dengan isu tersebut, ayo coba kesempatan terbaik ini. Kalau terpilih kamu akan melihat langsung gimana sistem PEMULI Amerika. Come on...Buru2 Bro!!!

 
photo keleksi http://veteranstoday.com
The American Council of Young Political Leaders [ACYPL] is seeking young political and policy professionals from Indonesia to participate in the ACYPL 2012 United States Elections Exchange Program. The program will take place October 30 to November 9, 2012 in Washington, DC and Colorado Springs, CO. The 2012 US Elections Exchange will include selected participants from Indonesia, Malaysia, the Marshall Islands, the Philippines, and Samoa.

This leadership development program will explore components of American political campaigns including strategy and message development, policy formulation, fundraising, field organization, polling, advertising, media and technology. Participants will observe first-hand the final days of the 2012 US elections.

The ACYPL 2012 US Elections Exchange is an exchange program designed to strengthen leadership capacity and professional skills for mid-level professionals. The program is funded by the United States Department of State and El Pomar Foundation. All international visitors will be issued a J-1 visa.

Program applicants who meet the following criteria will be considered for participation:
• Between ages 25-40
• Fluent oral and written English skills
• Leadership potential in government, private sector, and/or civil society
• Hold current professional position in government, legislature, political party, campaigns, labor unions, political media, political advocacy, and/or policy making
• May not hold dual-US citizenship
• May not have travelled on a US State Department issued J-1 visa in the past 3 years

Tentative Program Calendar
October 30
Delegates arrive in Washington, DC

November 2
International delegates depart for Colorado Springs, CO

November 9
International delegates depart for home countries

Further Info, Click HERE

May 08, 2012

Cara Mendapatkan Beasiswa Fulbright Amerika

Catatan dibawah ini saya Ambil dari beasiswas.org.....Semoga Bermanfaat!

Sepotong Kisah Beasiswa FULBRIGHT di Indonesia

Danrivanto Budhijanto

Anggota Komite Regulasi Telekomunikasi pada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)-Depkominfo R.I. (Indonesian Telecommunications Regulatory Authority)

Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Bandung

Sekretaris Bagian Hukum dan Teknologi pd Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Bandung

Fulbright Scholar 2002, LL.M in Information Technology & Privacy Law, The John Marshall Law School, Chicago

Kandidat Doktor Ilmu Hukum pada Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran, Bandung

(Tulisan ini merupakan refleksi pengalaman dan pendapat saya pribadi, oleh karenanya bukan informasi dan pendapat resmi dari FULBRIGHT, IIE maupun AMINEF)

Pendahuluan
Beasiswa Fulbright di Indonesia, dapat dikatakan memiliki sejarah paling panjang dibandingkan program beasiswa dari negara lainnya. Dimulai pada awal tahun 50’an, dimana salah satu Fulbright Scholar pertamanya adalah Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja yang merupakan mantan Menlu dan Menteri Kehakiman RI serta pakar Hukum Internasional, Beasiswa Fulbright telah memberikan warna tersendiri pada kehidupan bangsa Indonesia. Beberapa alumnus Fulbright dari Indonesia berada pada posisi yang membanggakan, antara lainnya adalah mantan Ketua MPR RI Prof. Dr. Amien Rais.

Berkenaan masih belum memadainya informasi mengenai tahapan dan seluk beluk tentang Beasiswa Fulbright, khususnya untuk Master Degree, maka tulisan ini dimaksudkan untuk berbagi pengalaman agar calon-calon penerima Beasiswa Fulbright dapat lebih memahami dan memperbesar peluangnya. Tulisan ini saya yakini tidak akan menjawab semua keingintahuan para anggota milis, oleh karenanya sumbangan pendapat dan pengalaman para alumnus Fulbright lainnya akan sangat membantu.

Beasiswa Fulbright ditujukan sebagai sarana untuk menjembatani hubungan antara US dan negara-negara lain di dunia. Sehingga calon penerima beasiswa diharapkan memiliki visi yang sejalan untuk meningkatkan saling pengertian antar bangsa, selain tentunya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia itu sendiri.

Tahapan beasiswa Fulbright dapat dibagi menjadi 3 bagian utama yaitu Tahap Seleksi, Tahap Aplikasi dan Tahap Persiapan Keberangkatan.

A. Tahap Seleksi
Seleksi Administrasi
Tahap ini merupakan tahapan yang paling sulit untuk diperkirakan peluangnya. Teman-teman harus ekstra hati-hati dan jangan ragu untuk memeriksa berulang kali kelengkapan dokumennya. Perhatikan dengan seksama detail persyaratan yang tercantum, seperti batas umur, masa kerja, GPA/IPK, field of study, TOEFL score. Bila persyaratan dimaksud tidak terpenuhi, jangan berjudi dengan nasib karena musti diingat jumlah aplikasi Fulbright berkisar 3.000-an dan yang akan menerima beasiswa untuk Master Degree tiap tahunnya hanya 25-30 orang saja.

Bagaiamana mengisi Application Form? Hal yang paling penting adalah Proposed Field of Study. Jangan terlalu general namun jangan terlalu detail sehingga malah membingungkan. Kalau bidang hukum, daripada mengisi “Commercial Law” atau “Business Law”, lebih baik diisi Capital Market Law, International Trade and Transaction Law. Usahakan pilihlah Proposed Field of Study yang memang unik dan hanya dapat dipelajari di US (atau institusi pendidikan di US). Pilih pula Field of Study yang akan atau mulai berkembang di Indonesia, hal ini akan memberikan nilai kompetitif. Professional History dan Community Involvement harap diisi secara umum dulu dan lebih detailnya dikertas tambahan saja (Annex/Attachment) yang merupakan lampiran dari Application Form. Sebagai tips, apabila anda bekerja di private sector (perusahaan swasta) usahakan dimuat pula aktivitas atau keanggotaan anda di lembaga masyarakat. Contoh, kalau anda merupakan lawyer dari suatu law firm
(bukan LBH), harap dimuat juga partisipasi penyuluhan hukum pada masyarakat. Hal ini sifatnya tidak mutlak, tapi cukup membantu asalkan data yang dimasukan adalah benar dan tidak mengada-ada.

Bagian terakhir yang menurut pendapat saya lumayan sulit namun merupakan bagian penentu agar teman-teman dapat meneruskan ke tahapan Wawancara adalah Study Objective. Hanya dalam satu halaman, kita harus memamaparkan secara lengkap, detail dan menarik (eyes catching) tujuan kita untuk mengajukan beasiswa. Paparan dimaksud “harus” dapat menjawab mengapa kita layak untuk mendapatkan beasiswa, seperti apa alasan memilih field of study, mengapa universitas X atau Y menjadi pilihan kita, apa saja pengalaman kerja atau latar belakang pendidikan (formal atau non-formal) yang akan mendukung tercapainya tujuan, apa rencana jangka panjangnya kalau ternyata anda telah berhasil meraih gelar dan kembali ke Indonesia, apa kemanfaatan bagi komunitas profesi dan masyarakat pada umumnya.

Tipsnya adalah riset sederhana dahulu (di internet, diskusi dengan pakar) jangan menunggu “ilham” atau menulis “curhat”. Lalu sebelum membuat draft, buatlah dahulu kerangka (outline) tulisannya, 4-5 kalimat utama kemudian dijabarkan 2 kalimat pendukungnya untuk setiap kalimat utama. Kalau kemampuan bahasa Inggris teman-teman di atas rata-rata, langsung saja dibuatkan draft dalam bahasa Inggris (perlu diingat bahwa bukan hanya bahasanya yang Inggris, namun termasuk struktur pemikiran juga harus mencerminkannya). Lebih baik buat draft yang cukup panjang (2-3 halaman), baru kemudian diedit daripada “serba tanggung”. Setelah selesai, bacalah kembali dengan kecepatan tinggi, apakah sudah cukup sederhana namun tidak menghilangkan daya tariknya? Cek grammar, spelling dan konsistensi, kalau punya teman kerja expatriate atau guru di tempat anda kursus Bahasa Inggris, minta tolong saja kepada mereka untuk memberikan revisi.
Mini Skirt Philosophy: “Short enough to look attractive, but long enough to cover the essentials”


Seleksi Wawancara
Bila teman-teman beruntung dan terpilih untuk meneruskan ke tahapan seleksi Wawancara, berarti sudah setengah perjalanan dilewati. Kalau tempat tinggal anda berada cukup jauh dari kota yang ditunjuk, tidak perlu kuatir AMINEF akan menggantikan biaya transportasinya. Usahakan tidak datang pada hari-H dan jam-J nya, menginaplah dulu semalam agar tetap segar dan tidak terlambat. AMINEF akan menelefon anda sebelumnya untuk konfirmasi kedatangan anda.

Survei lapangan sehari sebelumnya, kendaraan umum apa yang harus dipergunakan, berapa waktu yang diperlukan ke tempat wawancara, ruangan wawancara tepatnya dimana. Datanglah 30 menit lebih awal, dan jangan menunggu di mobil atau jauh dari ruangan wawancara.

Non-Content
Kalau anda laki-laki, rapihkan dahulu rambut dan kumis (jenggot juga), tidak perlu creambath atau manicure, yang penting terlihat fresh dan rapih. Siapkan kemeja tangan panjang berwarna terang (putih atau biru muda) yang telah disetrika dengan licin dan jika tidak merepotkan gunakan dasi yang serasi. Celana panjang berwarna gelap (hitam, biru tua, coklat atau abu-abu) dengan sepatu yang sesuai. Jangan lupa kenakan kaus dalam warna putih. Kalau sehari-hari tidak mempergunakan dasi, jangan dipaksakan berdasi malah nanti tidak bisa menjadi diri anda sendiri.
Boleh tidak memakai celana jeans, kaus polo shirt dan sepatu olahraga? Tidak ada larangan untuk mengenakannya, namun anda mau interview kan, bukan jalan-jalan ke Mal. Anda mempergunakan pakaian pada saat interview bukan hanya untuk diri sendiri, akan tetapi berbagi juga untuk menghormati para interviewer.

Kalau anda wanita, lalu kebetulan berambut panjang maka jangan digerai bebas tapi gunakan jepit atau pony tail saja supaya anda tidak sibuk merapikan rambut (kadang-kadang tanpa sadar) pada saat dibombardir pertanyaan. Kalau yang berjilbab, anda sangat beruntung tidak perlu repot-repot lagi. Pergunakan rias muka dan perhiasan sewajarnya saja, jangan disamakan dengan acara resepsi pernikahan atau clubing. Disarankan mengenakan blazer dengan celana pantolan, atau kombinasi lain dengan rok selutut. Silahkan pilih warna biru tua, hitam atau abu-abu agar nampak berkesan serius/konservatif.
“Make yourself look smart, professional and potential”

Content
Tim Pewancara (3-4 orang) merupakan bi-national combination, sebagian berwarganegara Amerika dan sebagian lainnya bangsa kita sendiri. Perlu diperhatikan bahasa yang dipergunakan adalah Bahasa Inggris, jadi jauh-jauh hari berlatih dahulu (simulasi dengan teman). Tim Pewancara memiliki latar belakang disiplin ilmu dan pekerjaan yang beragam. Sebelum membahas pertanyaan yang umumnya diajukan dan tips untuk menjawabnya, saya akan memberikan dahulu ilustrasi suasana interview.

Anda tunggu saja di depan pintu, jangan diketok pintunya karena di dalam ruangan wawancara sedang berlangsung. Pihak AMINEF pasti akan keluar untuk menemui anda dan memberitahukan giliran diwawancarai. Tim Pewancara memiliki hak bertanya dan memberikan nilai secara individu dan absolut. Jadi usahakan jawab semua pertanyaan sama pentingnya, jauhkan dalam pikiran anda bahwa pertanyaan dari pewancara Amerika lebih utama. Pada umumnya pertanyaan yang diajukan mendasarkan kepada dokumen aplikasi beasiswa yang diasampaikan, jadi tidak perlu kuatir akan ada pertanyaan yang anda tidak ketahui. Kalaupun muncul pertanyaan yang anda benar-benar tidak ketahui jawabannya (karena memang benar-benar out of reach), maka jawablah kalau hal dimaksud di luar bidang keahlian anda dan jawab saja secara umum. Tim Pewancara hanya bertanya untuk mendapatkan penjelasan dan tidak bersikap menguji pengetahuan anda. Prinsip utama adalah jangan sok tahu, namun harus tetap percaya
diri.

Anda akan diberikan waktu sekitar 3-5 menit untuk menyampaikan summary mengapa anda berkeinginan studi ke US. Selanjutnya Tim Pewancara akan bertanya untuk mendapatkan penjelasan mengenai:

field of study
latar belakang pendidikan maupun pekerjaan
persiapan apa saja yang anda telah lakukan dalam rangka melanjutkan studi ke US
apakah anda sudah melakukan korespondensi dengan professor di US
apa yang anda lakukan jika sudah di US
apa yang akan anda lakukan setelah pulang ke Indonesia
prediksi maanfaat apa bagi masyarakat

Jawablah setiap pertanyaan dengan singkat namun jelas, jangan terlalu panjang dan menggurui. Bila menggunakan istilah teknis (yang hanya dimengerti oleh komunitas profesi anda) berikan pula artinya dengan bahasa yang mudah dimengerti. Usahakan pula setiap jawaban disertai contoh.

Terkadang muncul pertanyaan yang sifatnya pribadi, jangan terpancing untuk “curhat”. Jawablah secara memadai.

May 02, 2012

Bimbingan Umum Pengisian Aplikasi ADS 2012

Untuk kawan-kawan yang berdomisili di wiliyah Provinsi Aceh yang mau Apply Beasiswa ADS tahun ini..Mungkin Info ini akan sangat bermanfaat.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------

Para alumni yang bergabung dalam Australian Corner Aceh - Australian Scholarships Alumni, akan menyelenggarakan Bimbingan Umum /Coaching clinic pengisian aplikasi ADS 2012 di Kantor Australian Corner Aceh/ KIES-Aceh pada:


Hari : SABTU
Pukul  : 09-11 WIB

Silakan Pilih Jadwal sesuai dengan waktu luang anda sebagai berikut:

    * Bulan Mei tanggal:  05, 19,& 26, 2012

    * Bulan Juni tanggal : 02, 16,& 30, 2012

    * Bulan Juli tanggal:  07, 14, & 28, 2012

    * Bulan Agustus tgl: 04, & 11, 2012

      Kegiatan ini meliputi antara lain ;

  1.   Penjelasan umum tentang beasiswa ADS dari para Australian Awards Ambassadors untuk Provinsi Aceh.
  2. Arahan khusus menurut program yg dipilih bersama para alumni dibidangnya masing-masing (4 bidang utama).
  3. Proof-reading applikasi yang telah diisi oleh applicants.Bimbingan individual selama 60 menit/pelamar
  4. Calon Peserta bisa memilih dua tanggal tertera diatas untuk bimbingan.
  5. Kegiatan Alumni ini telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam peningkatan jumlah penerima ADS dari Provinsi Aceh tahun 2011 lalu.
      Mohon didowload dan dibawa formulir aplikasi ADS pada hari tersebut.

Note:
Untuk menghargai luangan waktu dan bimbingan para alumni, kami mengutip biaya sedikit untuk transpor  dan minum para alumni serta selebihnya digunakan untuk sumbangan pendukung kegiatan rutin alumni yang ada di Australian Corner Aceh.

Demikian dan mohon informasi ini disebarluaskan kepada masyarakat kita yang berminat melanjutkan study ke Australia dengan beasiswa ADS dan Endeavor.

Semoga informasi ini ada manfaatnya bagi kita semua. Kalau ada yg perlu ditanyakan mohon dihubungi kantor Australian Corner Aceh/KIES-ACEH.


Wassalam,
Samsul Bahri Usman, B.Ed (Hons), M.Ed.
Director of Australian Corner &
Kangguru International Education Service (KIES-ACEH)
Office: Rumah Kangguru Aceh/Australian Corner Aceh
Jln. Banda Aceh-Lambaro, Komplek Dolog Tanjong Indah No. 12, Kav 31.
Desa Tanjong, Kec.Ingin Jaya, (Perbatasan Banda Aceh-Aceh Besar)
+62 651 27636Mobile/+62 812 690 00 910/+62 852 6005 4032
Email: australiancorneraceh@gmail.com. or kies.aceh@gmail.com
Website: www. kiesaceh.com

December 05, 2011

What to Prepare for Interview

Pertama...Selamat buat kawan-kawan yang sudah lulus tahap berkas, setelah perjuangan panjang, gak tidur nyenyak, bolak balik ke tempat photo copy, ngemis2 minta surat rekomendasi, korbanin duit ikut TOEFL and berjibun lagi pengorbanannya, ternyata tidak sia2…karena tahap berkas sudah lewat. Ini sekaligus membuktikan bahwan Applikasi Kalean sudah bisa dibilang STRONG APPLICATION.

Dan buat kawan-kawan yang belum beruntung jangan putus asa, ingat “SESUATU ITU AKAN INDAH PADA SAATNYA”…masih sangat banyak kesempatan lainnya. Ini hanya masalah waktu saja apa kamoe mau bersabar atau putus asa …keep fighting guys..Be OPTIMIS.
Kedua... ada beberapa hal yang ingin saya share sebagai persiapan buat kamoe untuk ikut tahap wawancara atau interview, yaitu:
  1. Baca ulang applikasi kamu terutama bagian essaynya….karena inti dari wawancara adalah mensingkronkan apa yang sudah kita tulis di applikasi dengan yang kita omongin secara oral pada saat wawancara. Dalamin dan ambil beberapa poin penting apa yang menjadi substansi dari essay kamu.  kamu perlu mempersiapkan jawaban-jawban untuk pertanyaan seperti:
    “Kenapa anda Mendaftar beasiswa ini?”
    “Apa kelebihan anda?”
    “Apa manfaat beasiswa ini bagi anda ?"
    “Apa dampak beasiswa ini bagi karir anda kalau anda terpilih ?”
    “Apa manfaat dan kontribusi kamu buat komunitas/lembaga/masyarakat di sekitar kamu ?”
    “Kenapa anda layak mendaptkan beasiswa ini?"
    “Apakah orangtua kamu menyetujui mengikuti beasiswa ini”?
    Dan pertanyaan-pertanyaan mendasar lainnya seputar applikasi kamu.

  2. Bersiap-siap dengan pernyataan yang tricky dan bersifat personal. Salah satu tujuan interview adalah ingin melihat personal, kepribadian, atau sikap pelamar beasiswa. Apakah dia orang yang dewasa secara berpikirnya (mature), mandiri, open-minded, tidak manja, berprinsip, toleransi, dan sebagainya. Hal ini penting….saya pernah ditanyain dulu waktu ikut wawancara, what do you think about hugging and kissing? Ayoe..kalau kamue ditanya seperti itu, apa jawaban kamoe???

  3. Persiapkan pertanyaan “ampuh” kamu untuk interviewer…biasanya setiap wawancara, selalu dikasih kesempatan di last minutes untuk bertanya kepada orang mewawancarai kita.

  4. Update informasi actual yang terjadi di daerah maupun nasional, bahkan international. Karena biasannya interviewer ingin menilai apakah pelamar tersebut orang yang kritis, ikut perkembangan, update informasi, atau orang yang tidak peduli dengan kejadian-kejadian yang ada disekitar, hanya mahasiswa yang kuliah dengan modal 3 D (datang, dengar, dan Diam). Ingat untuk mendapatkan beasiswa, kompetisinya sangat kuat (apalagi IELSP itu kan kayak beasiswa ummat) dulu saya waktu cohort 7, pelamarnya melibihi 2800 orang . so, sponsor akan mengambil pelamar-pelamar yang mempunyai nilai lebihnya. Salah satunya peduli terhadap apa yang terjadi di sekitarnya. Mungkin kalau saat ini, isu yang paling hangat tentang konflik di papua, atau pemilihan ketua KPK yang baru, dan kalau di aceh tentang Pemilihan kepala daerah (pilkada).

  5. Persiapkan mental kamu, jaga kesehatan, dan istirahatnya malamnya. Jangan nervous, be relax. Take it easy. Dulu saya dapet nomor  1, memang sih agak gugup, karena saya dari daerah (lhokseumawe) sedngkan wawancaranya di Banda Aceh (UNYSIAH) memerlukan 6-8 jam perjalanan via bus, pas sampai di tempat, gak kenal sama pelamar2 lainnya, bingung sendiri..ee…dapat giliran pertama lagi…nah, Kalau kamu berasal dari daerah, karena wawancaranya ditingkat provinsi biasanya, usahakan datang minimal 1 hari sebelum hari wawancara sudah berada ditempat. Sehingga kamu bisa lebih rilek, fresh, dan siap. Ingat jangan lupa sarapan. Karena kalau banyak yang ikut wawancara, siapa tw giliran kamu telat menjelang siang, takutnya kamu harus elus2 perut ketika wawancara karena kelaparan..cacingnya demo entar..heeeeeeeeeeeee…

  6. Tingkatkan do’a (ehmm….jangan karena ikut wawancara aja ni berdo’a)…minta dido’ain sama orang tua…ingat do’a orang tua untuk anak atau sebaliknya itu tidak ada hijab. Dulu saya ingat the last minutes mw ikut wawancara, telpon ma2 untuk minta do’anya…ini penting lhoe…berusaha tanpa berdo’a itu sombong namanya…dan berdo’a tanpa berusaha juga sia2.

Ketiga, Kontak alumni2 yang ada di kampus, atau daerah kamu untuk minta “petunjuk”..heeee…kayak mau perang aja……..iyha sambil silaturrahmi juga kan…ingat beasiswa itu tidak hanya sekidar belajar, uang, dan materi-materi lainnya..tapi juga bicara persahabatan, persaudaraan, kemitraan, relasi, dan itu semua bisa menjadi modal social yang priceless kan???...

Terakhir, please feel free to ask me anything for any means about this scholarship…I’d be very glad if we can make close relationship and partnership while sharing and helping each other.

oa, baca juga yangs satu ini ya…Interview night mares.

Jangan lupa kasih komentarnya ya buat evaluasi!!!

November 20, 2011

Study Guide

Dibawah ini adalah artikel-artikel yang berguna untuk para pelajar baik yang sedang berada di Luar Negeri atau sedang hunting beasiswa. Artikelnya bisa disebutkan sejenis study guide. Artikel-Artikel tersebut saya ambil dari website Indonesia Embassy di Inggris (http://www.indonesianembassy.org.uk). Namun artikel-artikel tersebut ditulis oleh mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang ada di Inggris.
Silakan di click link dibawah ini untuk mengunduh artikel-artikel tersebut:

  1. Cara Membuat Personal Statement yang Baik dan Benar
    Oleh Kevin S. Widjaja.
  2. Pengalaman dan Kesan tentang Belajar di tingkat Master dan Doktoral di Inggris
    Oleh Muh Arif Rokhman.
  3. Cara Mendaftar Sebagai Mahasiswa Ph.D di UK
    Oleh Wuri Handayani
  4. Kuliah di UK Bagi Penyandang Cacat
    Oleh Wuri Handayani
  5. Mengenal dan Memilih Berbagai Jenis Postgraduate Study di Inggris
    Oleh Christa Sabathaly

Untuk membaca di Link originalnya silakan Click DISINI

Semoga Bermanfaat

November 10, 2011

Jangan Sepelekan Surat Rekomendasi!

Dalam pengajuan aplikasi beasiswa, ada salah satu syarat yang harus Anda penuhi yaitu surat rekomendasi atau Letters of Recommendation. Surat rekomendasi ini biasanya diberikan oleh Rektor (jika Anda ingin melanjutkan S2) atau Kepala Sekolah (untuk S1), bisa juga ditulis oleh orang-orang yang sudah berpengalaman dan berpengaruh di bidang akademik yang memiliki kredibilitas.
Selain itu, Surat rekomendasi ini bisa juga diberikan oleh orang yang kredibel di bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat Anda. Surat rekomendasi ini juga menjadi salah satu persyaratan yang akan memuluskan jalan Anda meraih beasiswa.
Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk membuat surat rekomendasi yang baik.
Pertama, Anda harus memastikan bahwa profesor, atau praktisi yang nanti akan memberikan surat rekomendasi dapat menyatakan bahwa Anda memiliki kemampuan dan kualitas yang berhubungan dengan beasiswa yang Anda pilih. Misalnya, ketika Anda melamar beasiswa untuk belajar fotografi, mintalah fotografer terkenal dan andal untuk menuliskan rekomendasinya. Pastikan dia juga sudah melihat karya Anda.
Kedua, setelah Anda tahu ingin meminta rekomendasi siapa, hubungilah mereka. Jika Anda sudah lama tidak bertemu mereka, pastikan mereka mengingat Anda. Kalau Anda menghubungi mereka lewat e-mail, katakanlah dengan spesifik nama Anda, kapan Anda pernah menjadi mahasiswa atau pernah bekerja dengannya, dan apa yang pernah Anda hasilkan ketika bekerja dengan mereka. Selalu hubungi perekomenasi Anda jika sudah mendekati batas akhir pengumpulan berkas. Waktu yang efektif agar Anda tak perlu terburu-buru adalah dua bulan sebelum batas akhir tersebut.
Ketiga, akan lebih baik jika orang yang memberikan rekomendasi tersebut adalah orang yang betul-betul mengenal Anda. Jika mereka mengenal Anda secara personal, akan lebih mudah untuknya memberikan rekomendasi jujur tentang Anda. Ada beberapa institusi pemberi beasiswa yang tahu mana surat rekomendasi ‘asli’ dan mana yang berupa ‘draft’ alias surat rekomendasi yang hanya copy paste dan diubah.
Ketiga, setelah rekomender Anda setuju untuk menuliskan surat rekomendasi untuk Anda, berikanlah sebanyak mungkin informasi tentang Anda. Ringankanlah pekerjaan mereka dengan memberikan list prestasi dan CV Anda. Selalu cek apakah mereka sudah menyelesaikan suratnya atau belum. Jangan ketika mendekati batas akhir,  Anda baru menagihnya.
Terakhir, ketika rekomender Anda sudah mengirimkan surat rekomendasi untuk Anda, jangan lupa untuk memberikan surat pernyataan terima kasih karena sudah dibuatkan rekomendasi dan juga sudah membantu Anda dalam mengejar beasiswa ini. Selalu keep in touch dengan mereka, dan jika Anda mendapatkan beasiswa tersebut,  jangan lupa beritahu mereka dan ucapkan terima kasih.
Semoga berhasil!

Dari: Kompas Edukasi

October 20, 2011

Kunci Sukses Membuat "Motivation Statement"

Memiliki segudang prestasi dan nilai akademik yang tinggi tak cukup menjadi syarat sukses meraih beasiswa. Motivation statement juga menjadi penentu keberhasilan dalam pengajuan aplikasi beasiswa. Dari rangkaian kata dalam surat tersebut, dewan penilai akan mengetahui karakter dan kompetensi yang kita miliki.
Yanuar Nugroho, yang pernah tergabung dalam tim penyeleksi beasiswa di Indonesia dan sempat menyeleksi aplikasi beasiswa di Manchester University, Inggris, mengungkapkan, ada dua hal yang harus dimunculkan saat Anda menulis motivation statement. Dua hal itu adalah karakteristik dan kompetensi.
Menurut dia, dalam karakter yang dinilai adalah apakah Anda bisa belajar mandiri, apakah Anda punya “nilai jual”, dan apakah dengan mendapatkan beasiswa, Anda dapat berpengaruh dalam lingkungan Anda.
Sementara itu, untuk kompetensi, lebih kepada kewajiban dan kesungguhan Anda menyelesaikan studi tersebut.
“Kompetensi, Anda diberi uang (beasiswa), Anda harus lulus,” kata Yanuar.
Akan tetapi, tuturnya, yang perlu diketahui adalah perbedaan antara menulis motivation statement untuk beasiswa S-2 dan beasiswa S-3. Ia menjelaskan, untuk beasiswa S-2 Anda hanya menulis motivation statement secara singkat, dengan 1.000 kata atau sekitar tiga halaman. Namun, untuk beasiswa S-3, Anda diharuskan menuliskannya dalam bentuk proposal penelitian.
Jika Anda berniat melanjutkan studi S-2 di negara-negara Eropa, strategi yang harus Anda lakukan adalah dengan “menembak” program studi sebanyak-banyaknya. Namun, jika niat Anda adalah untuk melanjutkan S-3, yang harus Anda kejar adalah siapa profesor yang cocok dan tertarik untuk mendampingi Anda melakukan penelitian.
“Kirim e-mail singkat kepada 15-20 profesor. Singkat saja, sekitar dua paragraf yang mengungkapkan minat Anda untuk melakukan penelitian tertentu, dan katakan, 'Apakah Anda tertarik untuk mendampingi saya? Saya menunggu balasan dari Anda',” ujar Yanuar mencontohkan.
Ia mengingatkan, jangan pernah meminta beasiswa dan melampirkan proposal penelitian dalam e-mail pertama Anda. Menurut dia, hal itu sama dengan jalan tol untuk segera ditolak. Setelah ada jawaban dari sang profesor, Anda baru menyampaikan ide Anda dalam tiga atau empat paragraf, dan teruslah buat kontak dengan profesor tersebut.
“Setelah ada ketertarikan yang lebih dari professor tersebut, barulah katakan jika Anda memerlukan beasiswa. Jika sudah tertarik, tentu dia akan mencarikan jalan untuk Anda mendapatkan beasiswa,” katanya.
Sementara itu, Ariono Hadipuro, staf Nuffic Neso Indonesia, mengungkapkan, agar diterima menjadi mahasiswa di salah satu program studi di sebuah universitas, Anda harus mampu menuangkan alasan yang tepat mengapa Anda sangat tertarik dengan program studi itu, dan jelaskan apa yang menjadi rencana jangka panjang Anda setelah Anda selesai menempuh program studi tersebut.
Menurut dia, motivation statement adalah sebuah upaya yang mewakili Anda untuk memperkenalkan diri. Menulis motivation statement dengan tepat menjadi sangat penting mengingat banyaknya aplikasi serupa yang akan diterima oleh pihak universitas.
“Universitas ini menerima aplikasi dari banyak orang. Mereka ingin mengenal Anda karena mereka ingin tahu apakah keinginan Anda dapat terpenuhi oleh universitas. Jika mereka menganggap Anda tidak sesuai dengan program yang mereka tawarkan, universitas punya hak untuk menolak,” kata Ariono

Sumber : Kompas 

September 13, 2011

Top 10 Tips for TOEFL Test

The TOEFL Test, is the most widely accepted English-language assessment used at more than 7,300 institutions in 130 countries including the U.K., U.S. and Canada. The test is divided into four sections – Reading, Writing, Listening and Speaking.
Here are some pointers and resources to help you get on your way to score well for the test.
1.Find something interesting to read and listen to, then practice speaking and writing about it.

Listen to Podcasts, recorded lectures – check the website of your favorite University. Go to news websites such as Ndtv.com, ibnlive.com, timesofindia.com. Read up on your favorite subjects on popular websites such as wikipedia.org. Tell a friend or family member about what you learned.
2.Work with a speaking partner, preferably with a native speaker of English or try an online video chat! The more opportunity you have to speak the language, the more familiar you will become.
3.Take on the role of a great journalist: Take good notes and use them to make summaries.
4.Make vocabulary flash cards and pretend you are a contestant on a vocabulary quiz show. Carry the flash cards with you often. They are a great way to make a bus ride go by quickly.
5.Visit TOEFL-TV on YouTube. www.youtube.com/TOEFLtv for great resources and tips from English language instructors and students that have taken the TOEFL test.
6. Reading Tips
Practice summarizing and paraphrasing texts. Use charts and outlines to organize the ideas in a text.  Practice speed reading techniques. Practice reading (and answering questions) on a computer screen. Expand your vocabulary with daily-use vocabulary cards.
7. Listening Tips
i. Listen for basic information – did you comprehend the main idea, major points and important details?
ii. Listen for “pragmatic” understanding – Can you recognize a speaker’s attitude? What is the purpose of the speech? What is their role? Are they an authority or are they a passive part of the conversation?
iii. Listen for connecting and synthesizing – Can you understand the relationship between ideas? Compare and contrast. Determine the cause and effect.
8. Speaking Tips
Read aloud a short article from a newspaper, campus newspaper, magazine, textbook, or the Internet. Write down 2 – 3 questions about the article.
With a speaking partner – Answer the questions. Outline the main points of the article. Give a one-minute oral summary of the article. Express your opinion about it. If there is a problem discussed, give the solution.
  • Speaking Tips – Pronunciation
  • Speak in s-l-o-w motion. You could imitate American or British intonation and rhythm patterns. You could also work on problematic sounds, such as:
[ t ] and [ d ] – uncurl your tongue
[ p ], [ t ], and [ k ] – add some air!
[ p ] and [ b] – close your lips
[ f ] and [ v ] – lower lip to teeth
  • Find an accent reduction coach
  • Your pronunciation doesn’t have to be perfect, but native speakers should be able to understand you.
iii. Listen for connecting and synthesizing – Can you understand the relationship between ideas? Compare and contrast. Determine the cause and effect.
9. Writing Tips
Find a writing buddy who can give you feedback. Read an article and find listening material on the same topic. Write a summary of each. Explain the ways they are similar and the ways they are different.
10. Combine all your skills!
Find listening and reading materials on the same topic from the library or Internet (e.g., news websites such as ndtv.com). Take notes or create outlines on each. Give a one-minute oral summary of each.
Explain how the two relate in a short written response (150 – 225 words). Take notes or create outlines on each. Give a one-minute speech about the same.
Use free resources: www.TOEFLGoAnywhere.org, download TOEFL iBT Tipswatch video clips highlighting study practices, download sample questions, join communities on SMS GupShup for free updates.
(This TOEFL article was submitted by Archana Kori from the the-practice.net. )

August 23, 2011

11 Faktor Beasiswa "Gol"

Tengah berjuang mendapatkan beasiswa? Biasanya pada bulan September, sejumlah donor mulai membuka kesempatan bagi para peminat beasiswa. Nah, sebelum mencoba, ada baiknya mengetahui sejumlah faktor yang membuat beasiswa yang Anda ajukan bisa diterima. Penasaran?

1. Mereka sukses selalu mengingat the five P's alias prior preparation prevents poor performance. Selalu   persiapkan pencarian beasiswa dari jauh-jauh hari. Bagi Anda yang masih SMA, jangan tunggu hingga tahun ketiga, tetapi carilah sejak Anda masih di kelas I. Untuk yang ingin mencari beasiswa S-2, carilah sejak Anda masih semester I dan seterusnya.
2. Mereka yang mendapatkan beasiswa tidak pernah menyerahkan seluruh proses beasiswa dari mencari hingga menghubungi institusi pemberi beasiswa kepada orangtua. Mereka mencari sendiri beasiswa tersebut, tidak bergantung pada orangtua.
3. Selalu berusaha keras untuk menghindari kesalahan dalam esai beasiswa dan formulir aplikasi Anda. Lakukan pengecekan ejaan dan pengoreksian. Berikanlah formulir dan esai Anda kepada orang-orang terdekat agar mereka dapat membaca dan membantu mengoreksi apabila ada kesalahan.
4. Jangan menolak beasiswa lokal atau beasiswa dalam jumlah kecil, misalnya hanya tuition fee atau beberapa persen saja. Sekecil apa pun jumlah beasiswa Anda, tidak tertutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah pada kemudian hari.
5. Jangan pernah bergantung hanya pada satu sumber, misalnya internet, untuk pencarian beasiswa Anda. Gunakanlah banyak sumber. Biasanya informasi beasiswa yang Anda dapat di internet sudah diketahui banyak orang. Otomatis peluang Anda untuk mendapatkannya juga semakin kecil. Cobalah mencari beasiswa lokal dan regional karena umumnya beasiswa seperti ini tidak banyak diketahui dibandingkan dengan informasi beasiswa di internet.
6. "Jual" diri Anda sebaik mungkin. Tunjukkanlah aspek-aspek positif yang Anda miliki dalam aplikasi Anda, terutama keterlibatan Anda dalam masyarakat.
7. Jangan melamar satu atau dua beasiswa dan menunggu universitas yang terbaik. Lamarlah beasiswa yang memungkinkan Anda untuk mendapatkannya. Teruslah melamar ke berbagai tempat hingga Anda menemukan yang cocok dalam berbagai hal (biaya pendidikan, biaya hidup) dan bisa belajar di tempat tersebut hingga lulus.
8. Jadilah pribadi yang terorganisasi. Selalu ingat tenggat aplikasi dan hal-hal yang harus Anda penuhi untuk aplikasi Anda, misalnya ijazah dan nilai TOEFL.
9. Milikilah pengetahuan yang luas. Orang-orang yang mendapatkan beasiswa biasanya selalu berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan aktivitas-aktivitas dalam masyarakat. Mereka menulis tentang aktivitas mereka di sekolah atau di tempat kuliah dalam esai secara deskriptif. Mereka juga memberikan manfaat bagi orang-orang sekitarnya dengan aktivitas tersebut. Ini dapat menjadi nilai tambah dalam aplikasi beasiswa tersebut.
10. Orang-orang yang mendapatkan beasiswa biasanya tahu bahwa nilai ujian dan peringkat atau prestasi akademik saja tidak membuat mereka mendapatkan beasiswa. Biasanya program-program beasiswa melihat dari banyak faktor, seperti yang sudah disebutkan di atas, misalnya aktivitas dalam masyarakat, jiwa kepemimpinan, dan presentasi Anda dalam aplikasi beasiswa. Wawancara dengan pemberi beasiswa juga menentukan, apalagi jika Anda memiliki talenta atau keterampilan yang spesifik. Hal itu bisa juga menjadi nilai tambah Anda.
11. Jangan mencari jalan keluar yang gampang. Banyak sekali penipuan berkedok beasiswa, dan biasanya penipu ini memberikan janji-janji palsu. Kerja keras adalah sifat penting yang harus Anda miliki jika Anda benar-benar ingin mendapatkan beasiswa untuk menggapai cita-cita.

Sumber Utama: Scholarship Workshop
Sumber Sekunder : http://kompas.com

 
Web developed by Eka.aSOKA.web.id | Domain Host by aSOKAhost.com
Follow @MuehammadAdam