Showing posts with label mc-education-english-grammar. Show all posts
Showing posts with label mc-education-english-grammar. Show all posts

July 22, 2012

[Episode 25_Note for MEP Australia] Walikota Islami yang tidak Islam


Written in:
Forrest Inn Hotel and Apartment, Canberra
Selasa, 19 June 2012 // 22.22 Canberra Time

Photo diabadikan Mas Zainal di Manly Beach Sydney tanggal 23 Juni 2012.

Pada hari kedua kami berada di Shepparton, kami berkunjung ke Ethnic Council of Shepparton dan ke tempat pelatihan RED R, sebuah NGO yang bergerak di bidang pelatihan untuk para pekerja, petugas, dan relawan yang berkontribusi untuk pengungsi baik yang datang dan ditampung di camp-camp di Australia maupun di luar negeri. Seperti Bencana Alam Tsunami di Aceh, banjir di Thailand, Bencana di Srilanka dan lain-lainnya, RED R mengirim timnya untuk memberikan bantuan dalam banyak hal seperti makanan, air, sanitasi, penginapan, dan sebagainya. Nah tim tersebut dilatih secara intensif di Gedung Kampus Fakultas Pertanian Universitas Melbourne yang berlokasi di Shepparton (sekitar 2-3 Jam perjalanan dari Kota Melbourne).

Bapak Chris (1 kiri) dan Salah satu staff RED R di Shepparton.
Photo diabadikan oleh Mas SidQie tanggal 18 Juni 2012.

Kami kesana ditemani oleh Chris Hazelman yang menyambut kami pertama kali di Ethnic Council of Shepparton. Dia juga ikut menamani kami pada siang hari ketika kami berkunjung ke tempat pusat pelayanan masyarakat Aborigin di kawasan Shapperton, namanya Rumbala Aborginal Co-operative Ltd. Menariknya ketika berkunjung ke Rumbala, kami dikasih bingkisan ketika pulang, mereka memberikan kami gelas cantik dan gantungan kunci. Hal ini justru sebaliknya, kami tidak memberikan apa-apa untuk Rumbala. Malah kami kasih ketika kami kunjungi tempat lain, yang tidak memberikan ke kami..he….minta imbalan ni ye????..he……….sorry Mr Leon Sauners.

Oleh-Oleh buat Bapak Chris dari Pasukan MEP 2012.
Photo diabadikan oleh Mas SidQie tanggal 18 Juni 2012.


Dalam agenda hari kedua di Shepparton, ada satu pelajaran penting yang juga mungkin berguna buat anda yaitu sikap humble Bapak Chris. Beliau adalah walikota Shepparton yang sudah memimpin Shepparton selama 25 tahun. Dia adalah walikota…walikota…sekali lagi saya ulangi, dia adalah walikota lhoe….coba bayangkan, dia menyambut kami, terus membawa kami ke training center RED R yang menghabiskan waktu sekitar 30 menit by car, terus makan siang bersama, dan lanjut ke Rumbala Center. Seharian dia menghabiskan waktunya bersama kami yang hanyak anak-anak muda dari Indonesia.

Makan Siang dengan Bapak Chris di Restaurant China yang memberikan Kerupuk Gratis..hee..
Photo diabadikan oleh Mas SidQie pada tanggal 18 Juni 2012.

Tidak hanya itu, dia sangat ramah, sederhana, disiplin, fleksibel, dan mandiri. Dia mengendarai mobilnya sendiri, padahal dia punya staff. Di tengah perjalanan, dia melihat pemandangan yang unik di Australia, dia menghentikan mobilnya supaya kami bisa photo-photo. Dia ikut makan satu meja dengan kami.

Bapak Chris Hazelman mempresentasi apa yang dia lakukan dan keadaan masyarakat di Shepparton.
Photo diabadikan oleh Mas SidQie pada tanggal 18 Juni 2012.

Wah……..saya membayangkan kapan ada walikota seperti Christ? Jangankan walikota atau Bupati, Bapak Camat aja susah kita jumpai di Indonesia yang mempunyai kepribadian seperti Christ. Kebanyakan pejabat kita selalu minta dilayani dan dihormati oleh rakyatnya. Kalau turun lapangan harus dipayung. Mobil tidak mau kendarai sendiri. Tas gak boleh pegang sendiri. Pintu harus dibuka oleh staff. Buku dipegang oleh sekretataris. Bungkus nasi siang dibuang petugas. Celakanya dengan pelayanan manja seperti itu, prestasinya banyak mengecewakan. Tidak hanya itu, tidak sedikit dari mereka yang terlibat kasus korupsi, atau criminal lainnya.  Sangat paradok bukan??? Christ yang tidak Islam tapi berperilaku seperti apa yang diajarkan oleh Islam.

Semoga anda dapat mengambil pelajarannya!


Group Picture dengan Kawan-Kawan Mahasiswa Indonesia
yang sedang study di Australian National University, Canberra.
Photo diabadikan tanggal 20 Juni 2012.

August 18, 2011

“You’re no good” atau “You’re not good”?

Mana yang benar: “You’re no good” atau “You’re not good”?
By: satrio_mangkunegoro 13
ANSWER:
Yang benar grammatically adalah:
You’re not good.
Memang sering kita dengar bule bilang :
You’re NO good.
tetapi pola seperti ini adalah grammatically incorrect.
Penggunaan NO akan benar jika diikuti oleh noun, misalnya:
  1. You have no friends.
  2. You need no money.
  3. She has no food.
Apa alasannya?
Well, NOT adalah sebuah adverb. Adverbs menerangkan kata kerja, bukan? Di kalimat “You’re not good“, not menerangkan verb be “are“.
Di lain pihak, NO adalah sebuah adjective dan adjectives menerangkan noun, bukan? Kalau ditulis “You’re no good“, no menerangkan adjective “good“, bukan noun, and that’s why it is considered grammatically incorrect. Sedangkan di ketiga kalimat berikutnya, penggunaan no  adalah benar karena berturut-turut menerangkan noun money, friends dan food.

Source : http://swarabhaskara.com

Penggunaan "BY"

Pada umumnya, penggunaan kata depan BY adalah sebagai berikut:

a. by + the/a/adjective pronoun + tempat

Phrase ini memiliki dua arti, yaitu: ” melewati” dan ” di dekat”. Jika kalimatnya menggunakan verb yang mengandung makna “bergerak/berpindah tempat”, by = melewati (Lihat contoh 1-2). Sebaliknya, jika kalimatnya menggunakan verb yang bermakna “tidak berpindah tempat”, maka by = di dekat. (Lihat contoh 3-5).
Contoh:
  1. They walked by the library on the way home. (Mereka berjalan melewati perpustakaan itu dalam perjalanan pulang).
  2. We drove by your house last weekend but we completely forgot to stop by. (Kami naik mobil melewati rumahmu, tetapi kami benar-benar lupa untuk singgah).
  3. The young girl was crying by a telephone post when her parents picked her up. (Gadis kecil itu sedang menangis di dekat sebuah tiang telepon ketika orang tuanya menjemputnya).
  4. She stands by the window every night thinking of her long distance lover. (Dia berdiri di dekat jendela tiap malam memikirkan kekasihnya nun jauh di sana).
  5. I just parked my car by yours. (Aku baru saja memarkir mobilku di dekat mobilmu).

b. by + object kalimat

Phrase ini digunakan dalam kalimat pasif. Dalam hal ini, by = oleh.
Contoh:
  1. The company is being sued by its laborers. (Perusahaan itu sedang dituntut (di meja pengadilan) oleh buruh-buruhnya).
  2. My cellphone was stolen by someone this morning. (Hpku dicuri oleh seseorang tadi pagi).

c. by + specific time

Yang dimaksud dengan specific time di sini antara lain:  jam (7 o’clock, 8 a.m, 12 p.m, dst), atau  dawn (subuh), noon, midday (jam 12 siang), dusk (magrib), midnight (jam 12 malam). Jika diikuti oleh specific time, by = before (= sebelum).
Contoh:
  1. Meet me by noon tomorrow! (Temui aku sebelum jam 12 siang besok).
  2. They usually have dinner by 7 o’clock in the evening. (Mereka biasanya makan malam sebelum jam 7 malam).
  3. We will arrive there by midnight. (Kita akan tiba di sana sebelum jam 12 malam).

d. by + bus/plane/train/ship/car/bike, dst

Phrase ini  menyatakan alat tranportasi yang digunakan untuk pindah atau bepergian.
Contoh:
  1. It was very fascinating to travel by train during the fall. I could enjoy an unforgettable view of colorful leaves along the train tracks.
  2. It would be much nicer to go to the office by car than by bus.

e. by then

By then = sebelum waktu tertentu di masa lampau atau di masa mendatang.
Contoh:
  1. I will graduate from the university in 2011. By then, I hope I have found a job. (di kalimat ini, by then = sebelum tahun 2011).
  2. Soeharto died last year. By then, he had governed our country for more than 30 years. (di kalimat ini, by then = sebelum tahun lalu).

f. by way of

By way of = via (= melalui)
Contoh:
  1. We drove from Surabaya to Jakarta by way of Jalur Pantura.
  2. Many ships cruise from Europe to Asia by way of the Suez Canal.

g. by the way

By the way = incidentally = secara tak sengaja/secara kebetulan.
Contoh:
  1. By the way, I’ve got two tickets for the movie. Would you like to go with me?
By the way juga berarti “omong-omong”, biasanya digunakan untuk membelokkan arah pembicaraan.
Contoh:
  1. By the way, are you married?

h. by far

By far = considerably
Contoh:
  1. This is by far the best cellphone I’ve ever had.
  2. By far, you’re the most beautiful, caring, loving person I have ever met.

i. by accident/by mistake

By accident/by mistake = not intentionally (= dengan tidak disengaja); dan merupakan antonim (kebalikan) dari on purpose.
Contoh:
  1. Even though the student broke the microscope by accident, he had to be responsible for the repairing expense.
  2. I didn’t do it on purpose. It happened by accident.

Source : http://swarabhaskara.com

 
Web developed by Eka.aSOKA.web.id | Domain Host by aSOKAhost.com
Follow @MuehammadAdam